Ketua PGRI Kubu Raya

iskandar spd.sd, mm

KUBU RAYA-Dalam Konferensi Tingkat II PGRI Kab. Kubu Raya yang berlangsung dua hari (3-4/4) di aula Lembaga Peningkatan Mutu Pendidikan (LPMP) Kalbar, memilih kembali Iskandar, SPd.SD,MM sebagai Ketua PGRI Kab. Kubu Raya empat tahun mendatang.

Sebenarnya, pada pemilihan ketua yang berlangsung sangat demokratis tersebut diikuti oleh 219 voters (pemilih-red). Namun, karena 10 voters berhalangan hadir, akhirnya yang berhak memilih hanya 209 orang. Dari sembilan kecamatan, Kecamatan Sui Raya menyumbang suara paling banyak yakni 86 suara, karena memiliki 25 ranting.

Ada beberapa poin yang dihasil dalam konferensi tersebut. Dan poin yang paling penting adalah para anggota PGRI Kab. Kubu Raya menginginkan adanya graha PGRI. “Anggota menginginkan agar PGRI Kubu Raya miliki graha atau aula. Karena aula tersebut akan digunakan untuk seluruh kegiatan PGRI. Keinginan anggota ini tentu segera disampaikan ke pemkab, khususnya bupati, dan mudah-mudahan segera direspon. Hasil keputusan yang dirumuskan oleh divisi-divisi dan telah ditetapkan sebagai program merupakan tanggungjawab seluruh komponen yang ada di dalam PGRI Kubu Raya”, ujar Iskandar yang juga menjabat Kabid Pendas Dinas Pendidikan Kab. Kubu Raya.

Keinginan para anggota PGRI Kubu Raya, sebenarnya telah disampaikan ke Bupati Muda Mahendrawan beberapa waktu lalu, dengan melakukan audiensi. Tapi, karena pada waktu pemkab masih membangun kantor bupati, maka keinginan tersebut belum bisa direalisasikan. “Pada waktu itu, kami maklum jika keinginan untuk memiliki graha PGRI belum bisa direalisasikan, karena sedang ada pembangunan kantor bupati. Mudah-mudahan, pada masa pemerintahan mendatang, beliau bisa mewujudkan keinginan kami”, terangnya.

Konferensi Tingkat II PGRI Kab. Kubu Raya sedikit ternoda dengan disebarkannya foto-foto salah satu kandidat calon bupati Kubu Raya. “Penyebaran foto-foto kandidat bupati tersebut adalah ilegal. Kami tidak pernah merasa meminta untuk menyebarkannya. Untuk itu, saya minta kepada semua anggota untuk mengemaskan foto-foto itu. Hal itu tindakan yang tidak bertanggungjawab”, katanya lagi.

Saat ditanya tenatng arah suara PGRI Kubu Raya dalam pilkada nanti, buru-buru Iskandar mengatakan bahwa PGRI Kubu Raya tidak boleh berpolitik praktis, tapi tidak boleh buta dengan perkembangan politik.

“Bupati Muda Mahendrawan telah sangat membantu guru-guru di Kubu Raya. Telah banyak perjuangan yang dilakukan beliau. Salah satunya adalah memperjuangkan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP). Untuk kab/kota lainnya, TPP khusus untuk guru sudah dihapuskan, karena guru dianggap sudah memiliki tunjangan fungsional. Namun Pak Muda berjuang agar seluruh pegawai pemda Kubu Raya mendapatkan TPP. Jadi tidak berlebihan jika PGRI Kubu Raya “mendukung” Pak Muda agar kembali memimpin Kubu Raya, karena perjuangan beliau sudah teruji dan terbukti”, tegasnya.(noel) sumber : poskotapontianak.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>